Mata adalah organ visual, merupakan salah satu indera yang penting. Pengetahuan dan ingatan di otak kebanyakan diperoleh melalui mata. Mata dapat membedakan warna dan cahaya yang berbeda dan kemudian diteruskan ke otak dalam bentuk signal saraf.
Mata adalah jendela hati, dengan mata kita mengenali dunia yang indah ini. Mata adalah “sistem navigasi” langsung bagi kita. Banyak orang mengalami gangguan pada “sistem navigasi” ini. Sebagai akibatnya timbul banyak ketidakleluasaan dalam aktivitas hidup sehari-hari.
Berdasarkan penelitian WHO di tahun 1997, jumlah pasien yang mengalami gangguan visual mencapai 148 juta orang. Jumlah ini seharusnya bisa dikurangi jika mereka mempunyai pengetahuan dan kesadaran yang cukup tentang pentingnya menjaga mata.
Sel-sel visual bertugas menyampaikan respon retina terhadap cahaya ke otak. Dalam sel visual terdapat rhodopsin. Proses penguraian dan pembentukan rhodopsin akan mengubah cahaya menjadi signal dan dikirim ke otak. Hasilnya, kita bisa melihat benda dengan jelas. Jika kinerja rhodopsin berkurang, maka penglihatan mata akan menurun dan membuat mata bertambah lelah. VMA merupakan unsur yang mendorong pembentukan rhodopsin. VMA mendorong pengantaran nutrisi ke mata sehingga bagus untuk menjaga kesehatan mata. Saat mata bekerja, rhodopsin akan terurai sedikit demi sedikit. Seiring dengan bertambahnya usia, kecepatan penguraian rhodopsin akan meningkat. Pembentukan rhodopsin mampu meningkatkan ketajaman penglihatan di malam hari. Berdasarkan laporan, setiap harinya mengkonsumsi 120-250mg VMA mampu memperluas penglihatan dan mempercepat penyesuaian penglihatan di lingkungan gelap.
Baca Juga: Blueberry Eye Care Green World
Flavoid yang dikandung Gingko Biloba dapat menghentikan atau memperbaiki gejala pada retina. Kerusakan pada retina dikarenakan oleh banyak sebab, termasuk diantaranya dikarenana diabetes dan degenerasi makula (ARMD). ARMD adalah gejala penyakit mata di mana terjadi penurunan kemampuan mata secara perlahan dan mudah dialami oleh orang berumur. Penelitian menyatakan bahwa Gingko Biloba dapat membantu mempertahankan kemampuan penglihatan pada penderita ARMD.
Mata adalah jendela hati, dengan mata kita mengenali dunia yang indah ini. Mata adalah “sistem navigasi” langsung bagi kita. Banyak orang mengalami gangguan pada “sistem navigasi” ini. Sebagai akibatnya timbul banyak ketidakleluasaan dalam aktivitas hidup sehari-hari.
Berdasarkan penelitian WHO di tahun 1997, jumlah pasien yang mengalami gangguan visual mencapai 148 juta orang. Jumlah ini seharusnya bisa dikurangi jika mereka mempunyai pengetahuan dan kesadaran yang cukup tentang pentingnya menjaga mata.
Sel-sel visual bertugas menyampaikan respon retina terhadap cahaya ke otak. Dalam sel visual terdapat rhodopsin. Proses penguraian dan pembentukan rhodopsin akan mengubah cahaya menjadi signal dan dikirim ke otak. Hasilnya, kita bisa melihat benda dengan jelas. Jika kinerja rhodopsin berkurang, maka penglihatan mata akan menurun dan membuat mata bertambah lelah. VMA merupakan unsur yang mendorong pembentukan rhodopsin. VMA mendorong pengantaran nutrisi ke mata sehingga bagus untuk menjaga kesehatan mata. Saat mata bekerja, rhodopsin akan terurai sedikit demi sedikit. Seiring dengan bertambahnya usia, kecepatan penguraian rhodopsin akan meningkat. Pembentukan rhodopsin mampu meningkatkan ketajaman penglihatan di malam hari. Berdasarkan laporan, setiap harinya mengkonsumsi 120-250mg VMA mampu memperluas penglihatan dan mempercepat penyesuaian penglihatan di lingkungan gelap.
Baca Juga: Blueberry Eye Care Green World
Flavoid yang dikandung Gingko Biloba dapat menghentikan atau memperbaiki gejala pada retina. Kerusakan pada retina dikarenakan oleh banyak sebab, termasuk diantaranya dikarenana diabetes dan degenerasi makula (ARMD). ARMD adalah gejala penyakit mata di mana terjadi penurunan kemampuan mata secara perlahan dan mudah dialami oleh orang berumur. Penelitian menyatakan bahwa Gingko Biloba dapat membantu mempertahankan kemampuan penglihatan pada penderita ARMD.
